NEW York kembali menduduki posisi teratas di peta mode dunia. Hal itu berdasarkan laporan terbaru Global Language Monitor (GLM), lembaga survei independen, yang meriset mengenai kota-kota mode dunia melalui media cetak, elektronik, juga internet. Selanjutnya, di urutan kedua ditempati Hong Kong, serta Bali yang berada di urutan ke-32 sebagai kota mode utama dunia.
Bekka Payack, koresponden mode untuk GLM Manhattan, mengatakan, naiknya kota-kota mode Asia ke peta mode dunia menunjukkan industri mode Asia semakin berkembang.
“Mode tidak lagi milik Eropa dan Amerika, melainkan sudah menjadi bahasa global yang ditemukan di hampir setiap kota utama dunia,“ papar Payack. Sementara, untuk kembalinya New York ke posisi puncak setelah pada 2009 tergeser oleh Milan, Payack menilai, itu karena kesuksesan Fashion Night Out sebagai promosi internasional New York Fashion Week.
Di Asia, kota-kota mode terbaik versi GLM mencakup Hong Kong, Shanghai, Tokyo, Singapura, Bangkok, dan Seoul yang baru mendapat predikat fashion capital. Payack menyebutkan, Hong Kong dan Tokyo terutama, telah membuktikan diri menjadi pemimpin mode Asia lewat pekan mode enam bulanan. Dua kota tersebut menjadi kiblat tren bagi kota-kota mode Asia lain, sekaligus menarik perhatian pelaku mode internasional.
Tampilkan postingan dengan label fashion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fashion. Tampilkan semua postingan
Senin, Februari 21, 2011
Jumat, Februari 04, 2011
Sejarah Trend Fashion Harajuku di Jepang
Jepang adalah tempat di mana setiap orang bersifat individu – tapi suka berada dalam kelompok. Jika Anda mengunjungi taman pada jam tertentu di setiap hari Sabtu, Anda akan melihat ratusan anak laki-laki berpakaian seperti penyanyi rock dan skater, menari dengan alunan musik rock and roll … mereka sangat serius. Jadi tidak mengherankan juga jika anak perempuan ingin menampilkan mode inovatif yang tidak ada atau belum pernah terlihat sebelumnya, mereka ingin melakukannya di tempat yang sama, pada waktu yang sama. Dan tempat itu adalah distrik Harajuku di Tokyo.
Istilah “Gadis Harajuku” telah digunakan oleh media berbahasa Inggris untuk menggambarkan remaja yang berpakaian dalam setiap gaya busana yang berada di wilayah Harajuku. Mode ini mempengaruhi beberapa gaya diantaranya membuat bentuk gaun yang unik. Salah satu gaya yakni, Kawaii, sangat tenar pada 1990-an. Kawaii menjadi ungkapan populer yang berarti ada sesuatu yang lucu atau cantik.
Kawaii adalah bentuk perlawanan dalam gaya dan budaya, yang terkait dengannya tidak akan dilihat sebagai sesuatu yang menarik oleh generasi tua. Ide dari Kawaii adalah budaya pemuda yang berbeda yang terpisah dengan budaya tradisional; berupa cyber-punk untuk menunjukkan keberadaannya.Gaya ini dipengaruhi oleh fashion gothic dengan menggabungkan warna-warni neon dan metalik. Gaya ini tidak sepopuler pada 1990-an.
Kawaii adalah bentuk perlawanan dalam gaya dan budaya, yang terkait dengannya tidak akan dilihat sebagai sesuatu yang menarik oleh generasi tua. Ide dari Kawaii adalah budaya pemuda yang berbeda yang terpisah dengan budaya tradisional; berupa cyber-punk untuk menunjukkan keberadaannya.Gaya ini dipengaruhi oleh fashion gothic dengan menggabungkan warna-warni neon dan metalik. Gaya ini tidak sepopuler pada 1990-an.
Fashion Harajuku mendapatkan namanya dari distrik Harajuku di Tokyo. Semua aktifitas ‘diaktifkan’ di harajuku, anak-anak muda pergi ke sana untuk mengeksplorasi berbagai toko pakaian dan berkumpul di taman Yoyogi, di kafe di jalan Omotesando atau sepanjang perjalanan arah ke kuil Meiji. Dengan tujuan menampilkan kreasi terbaru harajuku mereka bagi wisatawan dan juga untuk teman-teman mereka.
Harajuku menjadi terkenal pada 1980-an karena artis jalanan dan remaja bebas berpakaian yang berkumpul di sana pada hari Minggu ketika Omotesando ditutup untuk lalu lintas. Omotesando adalah jalan yang sangat panjang dengan kafe dan butik fashion kelas atas dan sangat populer bagi penduduk sekitar dan turis. Berjalan kaki di hari minggu dan merupakan tempat yang sempurna untuk bertemu, memutar musik dan memamerkan diri!
Langganan:
Postingan (Atom)

